Mengapa Terdapat Pelarangan Judi Slot Online di Indonesia?

Mengapa Terdapat Pelarangan Judi Slot Online di Indonesia?

Getprintersolution.com – Dihadapkan dengan berbagai kultur yang majemuk, membuat negara Indonesia harus bisa menyeimbangkan semua aturan demi kenyamanan dan keamanan para warganya. Aturan yang ditetapkan harus bisa memberikan kebaikan dan tidak merugikan beberapa pihak, sekalipun dari golongan minoritas. Salah satunya yakni tentang aturan pelarangan kegiatan judi slot online.

Sebelum perjudian online ini merebak luas, dahulu judi hanya dilakukan secara tradisional dan konvensional seperti permainan togel, sabung ayam, taruhan kartu, dan lainnya. Permainan judi zaman dahulu mengharuskan kegiatan tersebut terhubung dalam sebuah komunitas atau perkumpulan tertentu di suatu wilayah. Dengan demikian, kerumunan para pejudi yang mendiami suatu tempat lebih mudah diciduk untuk diamankan pihak berwajib.

Berbeda dengan zaman sekarang yang telah mengedepankan teknologi sebagai sarana untuk bermain judi secara online. Semua hal bisa diakses dari dalam rumah dengan mudah. Kemajuan teknologi ini tak hanya digunakan dalam hal positif, tetapi juga menggiring para penggunanya untuk melakukan hal-hal yang negatif pula.

Judi Slot Online Dikategorikan sebagai Pelanggaran Undang-Undang

Kegiatan pelarangan judi slot online ini masuk dalam ranah penegakan hukum dan pemberlakuan UU ITE yang dicanangkan oleh pemerintah. Kebijakan dan penegasan terhadap peraturan ini agaknya mampu meredam jenis-jenis judi online yang berkembang. Hal ini terlihat dari terblokirnya beberapa situs terkait saat hendak dibuka.

Meski pada beberapa negara seperti Las Vegas dan Macau kegiatan perjudian dianggap mampu menaikkan devisa negara, tetapi hal itu tidak berlaku di Indonesia. Salah satunya  dikarenakan ada banyak keburukan yang bisa menjatuhkan masyarakat yang selalu mengedepankan kegiatan ini sebagai bentuk proses mencari uang. Perundang-undangan yang berlaku pada tiap negara juga berbeda, maka tidak mengherankan bahwa kebijakannya pun menuai hasil yang tak sama.

Tidak Ada Kekebalan Hukum Bagi Pelaku Judi Slot Online

Undang-undang yang diberlakukan dalam pasal UU ITE tidak bisa memberikan kelonggaran bagi siapapun pelaku di dalamnya. Mendapatkan efek jera dari hukuman yang diatur di dalam undang-undang menjadi salah satu dasar adanya pelarangan judi slot online di Indonesia. Dengan tegasnya aturan dalam KUHP, pelarangan perjudian ilegal juga akan membatasi ruang gerak dan praktik judi online secara masif.

Hukuman jeruji besi dan denda uang hingga jutaan rupiah akan membayangi para pelaku yang tertangkap dalam ranah perjudian online getprintersolution.com. Pada umumnya, pencarian pelaku didasarkan pada laporan mengenai tindakan cyber crime yang masuk kepolisian. Tak hanya itu saja, pelanggaran yang dilakukan para pejudi juga termaktub sebagai kejahatan berlapis, sehingga membuat para pemainnya akan didakwa dengan hukuman setimpal yang berlipat.

Pondasi Agama yang Melarang Adanya Judi Slot Online

Di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam juga  memiliki dalil dan landasan berdasarkan kitab suci yang jelas atas pelarangan judi slot online maupun offline. Tak hanya islam saja, hampir seluruh agama akan selalu mengajak pada kebaikan. Tak ada satu agama pun di muka bumi yang memberikan arahan buruk bagi pengikutnya. Terlebih untuk menyatakan bahwa kegiatan judi adalah tindakan yang bermanfaat. Justru fakta di lapangan menunjukkan kebalikannya.

Melibatkan Anak Muda yang Masih Rentan

Hal menarik yang ditawarkan oleh judi online yakni tentang menggandakan uang dengan cepat, instan, dan besar, tanpa ada syarat khusus yang membersamainya. Tak mengherankan bila banyak anak muda yang tergiur dengan gadang-gadang promosinya yang menawan ini. padahal tidak ada kevalidan data yang bisa membuktikannya. Jikalau sempat menang, itu hanyalah keberuntungan semata. Kerugian yang lebih besar sedang menanti Anda.

Keterlibatan anak muda dalam akses judi online ini tentu saja akan merugikan. Pelarangan judi slot online harus digencarkan karena dampak candunya akan merembet pada hal lain. Anak akan cenderung malas bekerja karena bergantung pada keberuntungan atas kemenangan berjudi. Bukan berdampak ke arah positif, dirinya akan lebih banyak menghamburkan uang demi taruhan yang lebih besar, dengan alasan peluang kemenangannya yang lebih tinggi.

Menjadi Faktor Gangguan Mental

Seseorang yang kerap melibatkan dirinya dalam perjudian, cenderung akan merasa was-was, penasaran, dan tidak terima ketika kekalahan datang. Dirinya akan mencoba berbagai cara untuk menang. Hal ini menjadi sebuah obsesi yang buruk bila tidak bisa terpenuhi. Akibat lainnya, dirinya akan cenderung mudah marah dan stress dalam hidup. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan depresi dan gangguan mental yang berkepanjangan.

Melambungkan Angka Kemiskinan dan Kriminalitas

Perjudian dalam bentuk online maupun offline, mau tidak mau akan melibatkan uang asli di dalamnya sebagai alat taruhan. Bila kekalahan yang menimpa, maka uang pejudi akan semakin terkuras, bahkan melibatkan utang untuk memenuhi hasrat tersebut. Hal ini tentu tidak akan terjadi bila seseorang tidak mengandalkan judi sebagai lahan mendapatkan uang. Oleh karenanya, pelarangan judi slot online semakin gencar dilakukan.

Kemiskinan yang tidak berujung akan mendatangkan persoalan baru bagi para penjudi. Mereka tak akan segan melakukan penodongan, perampokan, atau pencurian demi mendapatkan cuan untuk berjudi. Hal ini memberikan bukti bahwa kegiatan ini dapat memunculkan angka kriminalitas yang lebih tinggi bila terus dibiarkan.

Berdasarkan beberapa alasan yang telah tercantum tersebut, maka pelarangan judi slot online di Indonesia menjadi sangat masuk akal dan bisa diterapkan. Hal ini demi kebaikan bersama. Kegiatan yang tidak memberikan manfaat untuk diri sendiri akan cenderung memberikan dampak buruk pula kepada orang lain. Oleh karenanya, menaati undang-undang dengan tidak melakukan judi ilegal tersebut merupakan langkah paling baik untuk dilakukan.

Kasus Bunuh Diri Akibat Kecanduan Judi Online

Kasus Bunuh Diri Akibat Kecanduan Judi Online
Kasus Bunuh Diri Akibat Kecanduan Judi Online

Bandar Togel Online – Kasus kecanduan judi diperkirakan menjadi penyebab dari 500 kasus bunuh diri di Inggris setiap tahunnya. Data resmi menunjukkan 430.000 orang di Inggris adalah pecandu judi. Rata-rata korban kecanduan judi yang merenggut nyawanya sendiri adalah pria muda. Capitaltoto.com. Bagaimana mereka bisa bunuh diri? Simak kisah-kisah bunuh diri berikut ini :

Kasus Bunuh Diri Akibat Kecanduan Judi Online

  1. Aaron Sluman, 23 tahun

Aaron Sluman bunuh diri setelah kehilangan £ 750 (kurang lebih Rp 12.201.334,-) dalam satu malam.

Delapan belas bulan yang lalu, Kevin Sluman (ayah Aaron Sluman) pergi mencari ikan dengan kapalnya di Bristol Channel. Saat itu Kevin sangat senang anaknya Aaron kembali dari London dan dapat bekerja bersamanya untuk melaut di bawah sinar matahari musim panas. radrails

Secara kebetulan, Kevin melihat aplikasi Bet365 di smartphone putranya. “Saya memberi tahu dia bahwa jika dia berjudi, hanya akan ada satu pemenang dan itu bukan dia,” kenang Kevin. “Saya masih bisa melihatnya berdiri di sana mengatakan bahwa saya tidak perlu khawatir”.

Empat bulan kemudian, Kevin sedang melaut ketika ponselnya berdering. Itu adalah telepon dari istrinya yang memberitahu bahwa putra mereka sudah meninggal. Aaron bunuh diri setelah kehilangan £750 dalam satu malam. Aaron tersiksa oleh judi online dan tersiksa oleh kecanduan judi yang terus ia rahasiakan dari orang tuanya. Judi telah menghancurkan hidupnya dan merenggut nyawanya.

“Saya masih belum bisa mempercayainya. Aaron adalah anak yang sangat baik. Dia suka menghabiskan waktu di luar ruangan dan dia tidak pernah menyakiti siapa pun. Sangat menyakitkan bagi saya setelah tahu bahwa dia tidak bisa memberi tahu saya tentang kecanduannya”, kata Kevin Sluman. Bunuh diri Aaron membuat Kevin putus asa dan geram dengan perusahaan-perusahaan judi yang mendapat untung besar dengan memangsa orang-orang seperti putranya. Setelah kematian Aaron Sluman, ayahnya menemukan Bet365 hanya satu dari 17 perusahaan online yang digunakan oleh putranya.

  1. Joshua Jones, 23 tahun

Joshua Jones sedang menyelesaikan tahun pertamanya bekerja di sebuah perusahaan akuntansi ketika dia melompat dari balkon lantai sembilan, karena tersiksa oleh kebiasaan berjudi.

  1. Jack Ritchie, 24 tahun

Jack Ritchie mulai berjudi dengan uang makan malam sekolahnya di Sheffield dan ia mengakhiri hidupnya di Vietnam, di mana ia bekerja sebagai guru bahasa Inggris. Meskipun berada ribuan mil dari rumah, Jack Ritchie tidak dapat membebaskan diri dari cengkeraman kejam pemasaran perusahaan judi Inggris.

  1. Chris Bruney, 26 tahun

Chris Briney, pemuda yang tampaknya memiliki dunia di bawah kakinya dengan penghasilan £60.000 per tahun (setara dengan Rp 976.659.586,-) dan ia juga memiliki seorang kekasih yang sangat dicintainya, memutuskan untuk bunuh diri setelah dipancing untuk kembali berjudi melalui komunitas sepakbola.

“Kami melihat begitu banyak kematian karena perjudian. Seorang pria muda yang cerdas, yang harga dirinya hancur karena terjerumus dalam perjudian, mengakhiri hidupnya sendiri Ini adalah dampak yang sangat mengerikan dari suatu kegiatan yang dijual sebagai kesenangan (judi)”.

  1. Daniel Clinkscales, 35 tahun

Daniel Clinkscales adalah seorang manajer penjualan dari Devon yang berjuang melawan kecanduannya sebelum akhirnya ia meninggal dalam usia 35 tahun.

Keluarganya mencoba membantu setelah Joshua mengakui bahwa ia telah meminjam uang dari orang-orang dan dan mengambil pinjaman gaji untuk memenuhi hasratnya dalam berjudi. Keluarga Joshua menginstall perangkat lunak pemblokiran di komputernya dan membawanya ke klinik spesialis, tetapi ia tidak bisa mengalahkan paksaannya.

“Dia pernah berkata bahwa ketika dia mencoba untuk berhenti, dia akan berkeringat dan gemetaran di malam hari, ketika dia berjuang untuk tidak menekan tombol di teleponnya. Ini menunjukkan dia berada di lubang yang sangat dalam.” kata Martin, ayah Joshua.

Setelah Joshua meninggal, ayahnya mendapati dia telah menjual trombone yang selama ini sudah dia mainkan sejak kecil. Ayah Joshua juga memeriksa email Joshua dan menemukan bahwa emailnya dipenuhi dengan godaan untuk berjudi dari perusahaan judi.

Martin menunjuk pada penelitian oleh Komisi Perjudian yang menemukan bahwa dalam sebuah penelitian terdapat 5% para pecandu judi yang mencoba bunuh diri. Ini setara dengan 21.500 orang dewasa dan 2.750 anak secara nasional dengan sendirinya.

Lebih dari separuh tim dalam dua tingkat teratas kaos sepak bola Inggris dihiasi logo para perusahaan judi, sementara liputan olahraga TV juga dipenuhi dengan promosi judi. Tentu ini sangat memalukan.

Penelitian telah menemukan bahwa anak-anak usia 8 tahun bahkan dapat mengingat iklan ini. Data resmi menunjukkan 430.000 orang di Inggris adalah pecandu judi  dan 55.000 di antaranya berusia di bawah 16 tahun. Kondisi ini tentu saja sangat ironis.

Pihak berwenang pun akhirnya mulai menangani masalah tersebut. Pekan lalu, setelah ulasan industri oleh Komisi Perjudian dan Pemerintah, mereka mengumumkan bahwa mulai April orang akan dilarang menggunakan kartu kredit untuk memasang taruhan.

Di antara para pemenang terbesar dari bisnis judi, salah satunya adalah Denise Coates, pendiri Bet365. Ia membawa pulang paket pembayaran sebesar £ 323 juta tahun lalu (setara dengan Rp 5.257.857.022.238). Itu adalah jumlah terbesar yang dikumpulkan oleh bos Inggris. Ia memecahkan rekor yang dia buat sendiri tahun lalu, yaitu £ 265 juta (setara dengan Rp 4.313.915.429.752,-)

Melalui contoh kasus di atas, Anda tentu sudah paham bahwa perjudian bukan sebuah hobi yang akan menguntungkan Anda. Judi hanya menguntungkan para perusahaan. Anda tidak akan diuntungkan, melainkan Anda akan dihancurkan karenanya. Kecanduan judi dapat merusak hidup Anda.